Jumat, 06 April 2018

DIAKU SAAT INI

Dia..
Seseorang yang dulu begitu gigih mengejarku,yang tak pernah menyerah dengan ribuan kata TIDAK yang kuucapkan kepadanya.
Diaku saat itu,dia yang mampu menemaniku sampai larut malam,diaku yang selalu mengingatkan aku pada tuhanku. Dia yang selalu membalas chatku bahkan sebelum aku selesai mengetiknya. Dia yang menjadikan aku prioritasnya.

Dan..
Entah mengapa aku mulai merasakannya berbeda. Dia yang lebih sering memilih teman-temannya dari pada chating lama-lama denganku. Dia yang sangat sulit kutemui meski rumahnya tidak begitu jauh dari sini. Aku berusaha memahaminya. Aku sadar bahwa dunianya bukan hanya tentang aku. Dunianya bukan hanya untuk membuatku tersenyum. Dia juga punya keluarga dan teman yang perlu dia bahagiakan juga.

Lalu chat kami kian melambat. Waktunya semakin jarang ku dapat. Tawanya, tatapannya dan suaranya semakin samar dalam ingat. Aku tahu semua orang akan berubah pada akhirnya. Cepat ataupun lambat. Entah itu baik atau malah semakin buruk. Tapi bukankah kita hanya perlu menyesuaikan perubahan itu. Jadi bisakah kita menghadapi perubahan itu atau tidak.

Meski begitu aku yakin dia bukan orang yang pandai mendua. Bukan. Dia bukan orang yang demikian. Meskipun mungkin dia pandai menyembunyikan rahasia. Hanya saja sebenarnya dia tidak terlalu pandai dalam mengatur waktunya antara diriku atau teman - temannya.

Jujur kadang aku cemburu. Jika boleh aku memutar waktu aku ingin menjadi temannya saja. Karena nyatanya menjadi temannya akan lebih mudah untukku mendapatkan perhatiannya,mendapatkan waktunya...


Priaku..
Aku mohon,aku ingin kamu yang dulu
Yang mampu membalas chatku lebih cepat dari menulisku.

Sabtu, 01 November 2014

Komedi Putar

Dan....dengarkanlah
Semua kenangan masa kelamku
Hidup lagi....
Seiring dengan hadirnya kamu kembali
Semua muncul
Satu persatu...tak bisa kubendung lagi
Andai aku bisa memutar waktu
Aku ingin menghindari perjumpaan kita lagi...
Agar kenangan-kengan itu
Tak hadir lagi

Dan...semua
Membuatku lelah...
Aku butuh tempat bersandar,
Dan...aku n=ingin naik komedi putar
Agar semua rasa...
Sakit...
Mual...
Muak...
Pusing...
Dapat ku rasakan dengan nyata
Dan hilang

Bersamaan dengan rasa itu yang mereda

Kamis, 30 Oktober 2014

Andai Indonesia....

Andai indonesia sebening
Mata kakak...
Aku yakin takan ada kelaparan.
Di negeri ini
Rakyat hidup makmur...

Andai indonesia sejernih
Mata kakak...
Mungkin keadilan telah berdiri sangat tegak
Dan korupsi tidak akan terjadi

Andai indonesia secerah
Mata kakak...
Pasti,rakyat akan hidup damai..
Takkan ada lagi pertengkaran
Takkan ada lagi nyawa terbuang

Kita ini kaya sumber daya
Mengapa sampai terjadi kelaparan?
Apa rakyat yang seenaknya,tanpa aturan?
Apa pemerintah yang tak mampu bertindak?
Hanya duduk, memakan gaji buta?
Dimana nilai-nilai Pancasila...

Kakak...
Berapa ratus nyawa lagi...
Untuk memperbaiki semua...
Apa sejahtera itu tidak mungkin ada
Tapi..tenanglah kak..
Hanya perlu membereskan semua..
Dan indonesia akan sempurna...

Prameswara

Bosan...
Semua,teramat biasa
Sebal...
Rasanya sudah terlalu muak dengan semua

Prameswara....
Andai kamu ada didunia..

Andai kamu disini..
Mungkin akan banyak hal indah terjadi
Karena...
Pram  bisa membuat itu jadi menyenangkan..
Dia mampu membuat hal menyebaalkan
Jadi indah...
Pram,dia begitu...perhatian
Sabar
Dia mencintai buku..

Andai aku Laila
Mungkinkah,aku kan lakukan hal bodoh itu?

Andai prameswara itu ada

Betapa bahagianya aku jika akua jadi Lailanya

Jika Esok Ku Mati...

Jika esok aku mati..
Aku harap jangan tangisi...
Aku tak ingin ada air mata..
Karena aku tak mampu mengusap air mata kalian lagi..

Untuk apa ditangisi?
Aku bahagia...
Bisa kembali padanya...
Ini...telah lama kutunggu,teman

Jika esok aku akan mati..
Aku ingin kalian bahagia..
Karena,
Hidup kalian masih berputar..
Jangan enyesali apa yang terjadi
Berusahalah tak ulangi...

Seandainya esok aku mati
Aku mohon janhgan bersedih..
Air mata membuatku sulit melepaskan diri
Dari...kalian,

Tuhan begitu penyayang
Mengirim kalian dalam hidupku..
Aku tak ingin ada sesal,benci,maki...
Dan aku ingin lepas...bebas

Menuju keabadian...

Lagu..Asmara

Inilah aku....
Apa Kau tak mengerti?
Aku berubah...
Sudah...berhentilah..
Aku tak ingin kamu terluka lagi...

Cukup...
Cukup cintaiku saja
Aku,yang berharap...
Bahagiamu menyapa

Aku tak ingin ada raut kecewamu
Dengan semua wanita..

Lihat...
Lihatlah aku disini
Menanti dan berharap
Pandanglah..
Aku wanita ,juga
Ingin kamu cintai..
Kutulis ini..
Sebagai ungkapan hati
Lihat...Pandanglah

Aku tengah menanti

Sesuatu Tentang Mimpi

Tuhan... ijinkan aku gapai citaku,
Aku ingin ke negri sakura,,
Untuk mencari sepotong ilmu

Tuhan...berkahilah aku
Akal,pikiran yang cemerlang
Ringankan langkahku..
Lancarkan jalanku
Aku ingin ke sana tuhan...

Aku ini sang pemimpi..
Aku ini sang pengembara
Dan aku akan mulai..
Dari diriku,sekarang

Tuhan...aku tak tahu cara,
Yang ku punya hanya seberkas harapan,dan keyakinan
Tuhan....
Berikanlah tanda....
Dalam sujud malamku,