Rabu, 27 Mei 2020

Berakhirnya Kita

Selamat Malam Tuan..


Kali ini aku tidak akan membuat kisal penyesalan lagi perihal perpisahan yang telah terjadi di antara kita.  Aku bersyukur mungkin ini jawaban Allah dari doa yang setiap hari aku panjatkan. Bahwa aku menginginkan yang terbaik untukku. Dan dengan perpisahan ini, aku sadar bahwa memang bukan kamu yang Allah persiapkan untukku,bahwa bukan kamu yang terbaik untukku.

Tuan.. terimakasih karena engkau bersedia melepaskan. Ini bukan berarti aku kejam  dengan mengakhiri sebuah hubungan. Hanya saja.. semua memang sudah tidak dapat diteruskan. Dan jika pun itu di paksakan aku takut  itu akan melukai kita berdua pada akhirnya. Melukai dengan begitu dalam.  Jadi kupikir lebih baik seperti ini saja tuan.
Jika saat ini kau sedang mengingat masalalu tuan, ingatlah lagi bahwa saat itu hubungan kita sudah tidak lagi berjalan dengan seharusnya. Kita terlalu asing untuk dua orang yang katanya memiliki hubungan spesial.

Aku tidak lagi membencimu tuan, gemuruh dihatiku telah mereda dengan sendirinya dan mengingatmu sudah tidak lagi menyesakan dada. mungkin karena telah aku temukan definisi lain dari hubungan kita, "TEMAN"  bukankah itu lebih menyenangkan.



                    Selamat malam tuan, 
Selamat malam untukmu teman

Tidak ada komentar: